Kamis, 07 Mei 2020

Materi Mapel Fisika Kelas X : Hakikat Ilmu Fisika

MATERI AJAR

Mata Pelajaran                        : Fisika

Kelas/Semester                       : X / Ganjil

 


A.    Materi                         : Hakikat Ilmu Fisika Dan Keselamatan Kerja Di Laboratorium

B.     Indikator Pelajaran     :

3.1.1   Menjelaskan hakikat ilmu fisika

3.1.2   Menyebutkan ruang lingkup fisika

3.1.3   Mengaitkan ilmu fisika dengan bidang ilmu lainnya

3.1.4   Menyebutkan aturan keselamatan kerja

3.1.5   Mengurutkan langkah metode ilmiah

3.1.6   Membedakan variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol

3.1.7   Menjelaskan dua sikap ilmiah

 

C.     Uraian Materi Ajar     :

Hakikat menurut KBBI adalah dasar / inti sari. Fisika merupakan bagian dari sains, sains itu mempelajari tentang gejala alam. Jadi, Hakikat fisika adalah ilmu pengetahuan tentang gejala alam yang dituangkan berupa fakta, konsep, prinsip dan hukum yang teruji kebenerannya dan didapatkan melalui serangkaian kegiatan dalam metode ilmiah.

Ruang lingkup ilmu fisika meliputi : aktivitas dan kondisi fisik makhluk hidup dan tak hidup. Peranan fisika bagi kehidupan terdapat pada beberapa bidang yaitu :

1.         Kesehatan

Penemuan sinar laser, sinar gamma, peralatan gelombang radio, sinar rontgen, dan penerapan konsep pemantulan cahaya

2.         Energi

Generator, penggunaan radioaktif, sel surya

3.         Pertanian

Penemuan bibit unggul dan peralatan pertanian

Metodel Ilmiah

 

Metode ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Metode ilmiah terdiri dari beberapa langkah dan tiap langkah dalam metode ilmiah melibatkan penggunaan satu atau lebih kecakapan ilmiah. Langkah-langkah metode ilmiah yaitu :

1.      Observasi

Tahapan observasi dilakukan untuk menemukan suatu masalah. Dalam melakukan tahapan observasi ada dua cara yang dapat dilakukan yaitu :

·         Pengamatan kuantitatif : pengamatan dengan mengamati data berupa angka-angka

·         Pengamatan kualitatif : pengamatan yang dilakukan menggunakan indra kita

2.         Merumuskan masalah

Perumusan masalah dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai objek penelitian. Ketentuan-ketentuan dalam mengajukan pertanyaan adalah sebagai berikut :

a.       Pertanyaan harus dinyatakan secara jelas

b.      Pertanyaan tidak menimbulkan penafsiran ganda

c.       Rumusan masalah dinyatakan dengan kalimat tanya, yaitu apa, siapa, kapan, dimana, dan bagaimana

3.         Mengumpulkan informasi / kajian pustaka

Kajian pustaka merupakan panduan-panduan dari beberapa literatur yang mendukung teori-teori yang dapat dijadikan acuan dalam penelitian. Kajian pustaka dapat berupa buku-buku maupun informasi-informasi dari internet.

4.         Membuat hipotesis

Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam penelitian ilmiah atau proyek ilmiah. Hipotesis dinyatakan sebelum penelitian saksama atas topik yang dikehendaki dilakukan. Oleh karena itu, kebenaran hipotesis ini perlu diujikan lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. Hal yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar, bukan berarti penelitian yang dilakukan salah melainkan hipotesisnya yang mungkin harus diubah.

5.         Melakukan percobaan/eksperimen

Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hipotesis yang diajukan mengandung beberapa variabel yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga variabel yang perlu diperhatikan yaitu :

a.       Variabel bebas : variabel yang diubah secara bebas oleh peneliti

b.      Variabel terikat : variabel yang diteliti

c.       Variabel kontrol : variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap

6.         Menganalisis data

Analisis menurut KBBI adalah penyelidikan terhadap peristiwa untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.

7.         Menarik kesimpulan

Kesimpulan harus mengacu pada hasil eksperimen. Terdapat dua kemungkinan dalam pengambilan kesimpulan yaitu kemungkinan hipotesis diterima dan kemungkinan hipotesis ditolak.

 

Sikap Ilmiah

Beberapa sikap ilmiah yang harus diterapkan :


1.         Mampu membedakan opini dan fakta

2.         Memiliki rasa ingin tahu

3.         Berani mencoba

4.         Jujur terhadap fakta

5.         Terbuka dan fleksibel

6.         Berpendapat secara ilmiah dan kritis

7.         Peduli lingkungan

8.         Bertanggung jawab

9.         Ulet dan gigih

10.     Bekerjasama



Keselamatan Kerja

Keselamatan kerja di laboratorium menyangkut semua unsur yang terkait subjek (praktikan) ataupun objek (peralatan dan ruang praktikum). Adapun tujuan penerapan keselamatan kerja sebagai berikut :

·         Melindungi praktikum dalam melaksanakan praktik

·         Menjamin keselamatan setiap orang yang berada di laboratorium

·         Menjamin sumber-sumber produksi dan peralatan praktik di laboratorium supaya terjaga, terawat dan aman

·         Mencegah dan mengurangi kecelakaan di laboratorium

·         Memberi pertolongan pertama pada kecelakaan sebagai langkah awal untuk penanggulangan.

Aturan-aturan keselamatan umum di laboratorium :

1.         Bersikaplah hati-hati dalam melakukan setiap percobaan di laboratorium

2.         Jangan pernah melakukan kegiatan yang tidak diizinkan oleh guru

3.         Jangan pernah menggunakan peralatan kecuali anda telah diberi izin

4.         Selalu berhati-hati untuk tidak menumpahkan bahan-bahan di dalam laboratorium

5.         Jangan pernah makan makanan di dalam laboratorium

6.         Cuci tangan anda sebelum dan sesudah melakukan eksperimen

7.         Berhati-hati menggunakan peralatan yang bersumber listrik langsung dari PLN

8.         Jika anda melakukan percobaan menggunakan api atau pembakar spritus, matikan api jika percobaan telah selesai

9.         Setelah eksperimen selesai dilakukan, bersihkan daerah kerja anda dan kembalikan semua peralatan ke tempat semula

 

D.    Contoh soal / latihan :

Tugas Mandiri

1.      Suatu waktu telpon genggam kamu tidak bekerja. Buat pertanyaan yang mungkin berkaitan dengan kejadian tersebut, kemudian susun langkah-langkah metode ilmiah untuk menyelesaikan masalah tersebut ! ( 90 poin  )

2.      Sebutkan ruang lingkup fisika ? ( 10 poin )

 

E.     Kunci Jawaban           :

1.      Obserevasi : memeriksa kondisi hp, mengingat-ngingat kembali melakukan apa dengan hp nya

Merumuskan masalah : Kenapa HP nya rusak ?

Hipotesis : Mungkin karena kebanyakan instal games

Kajian pustaka/mengumpulkan informasi : mencari informasi di internet tentang kapasitas HP, Kerusakan HP jenis yang sama, cerita ke teman tentang kerusakan HP

Analisis : setelah mencari informasi dari berbagai sumber, ternyata terlalu banyak menginstal aplikasi terutama games yang sangat banyak menggunakan memori dan RAM HP tersebut. Kemudian RAM HP tersebut hanya 500 MB jadi tidak bisa menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.

Kesimpulan : Hpnya rusak karena terlalu banyak instal aplikasi terutama games

2.      Ruang lingkup fisika meliputi aktivitas dan kondisi fisik mahluk hidup dan tak hidup

 

F.      Pedoman Penskoran   : Nilai = Jumlah skor dari masing-masing soal

 

G.    Daftar Pustaka           : 

·         Kanginan, Marthen. 2016. Fisika Untuk SMA/MA kelas X, Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Jakarta : Erlangga

·         Pujianto,dkk. 2016. Fisika Untuk SMA/MA kelas X Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten :PT Intan Pariwara

 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar